Kotak Kata Kita

Sabtu, 10 Mei 2014

Manfaat, Tantangan E-Commerce dan Klasifikasi Model Bisnis E-Commere

     Manfaat E-Commerce
     Manfaat bagi perusahaan:
     • Jangkauan global                           
     • Rantai pasokan dinamis
     • Penambahan jam buka : 24/7/365    
     • Biaya komunikasi/koordinasi lebih      rendah
     • Pengurangan biaya operasi             
     • Efisiensi pengadaan
     • Kustomisasi dan  personalisasi         
     • Meningkatkan hubungan dengan        konsumen
     • Inovasi model bisnis                       
                                                    • Informasi yang up-to-date
  • Kecepatan time-to-market            
  • Tidak harus membayar pajak /            biaya usaha fisik
  • Dsb.

Manfaat lain E-Commerce bagi Perusahaan :
•        Dapat menjangkau pembeli potensial dalam jumlah besar dalam hitungan global
•        Biaya iklan lebih murah daripada media iklan TV, koran atau Radio dengan tampilan bisa update terbaru dengan biaya minimal
•        Dapat memanfaatkan media social untuk komunikasi dengan pemasok, pabrik, penyalur dan pelanggan secara online
•        Tingkat pemasaran dapat dikembangkan sesuai dengan keinginan pembeli



Manfaat bagi konsumen:
• “Dimana saja – kapan saja”                     • Lebih banyak pilihan produk dan jasa
• Harga lebih murah                                    • Pengiriman/pe-nyampaian segera
• Ketersediaan informasi                            • Kesempatan berpartisipasi
• Wahana komunitas elektronik               • Personalisasi, sesuai selera
• Tidak dikenai pajak penjualan

Manfaat lain E-Commerce bagi Konsumen :
•        Memudahkan belanja dalam waktu kapanpun
•        Dapat memilih berbagai produk dari beberapa vendor dan bisa membandingkan yang terbaik
•        Konsumen dapat berpartisipasi dalam pelelangan maya (virtual auction)
•        Konsumen dapat berinteraksi dengan Konsumen lain di electronic community
•        Dengan e-commerce memudahkan persainagan yang akan mengahasilkan diskon secara substansial

Manfaat bagi masyarakat:
–        Memungkinkan telecommuting
–        Peningkatan kualitas hidup
–        Dapat menolong masyarakat yang kurang mampu
–        Kemudahan mendapatkan layanan umum
Manfaat lain E-Commerce bagi masyarakat :
–        Memungkinkan masyarakat bekerja didalam rumah, mengurangi kepadatan lalulintas
–        Memungkinkan sejumlah barang dijual dengan harga lebih rendah
–        Memudahkan masyarakat pedesaan untuk medapatkan aneka produk dan jasa yang susah didapatkan di daerah setempat
–        Dapat memfasilitasi layanan publik dan pemerataan layanan sosial

Tantangan E-Commerce
• Kepercayaan dan resiko konsumen                                             • Keamanan                                                                                             
• Keterbatasan SDM                                                                    • Model bisnis
• Budaya                                                                                      • Penipuan
• Otentikasi user dan belum tersedianya public key infrastructure    • Masalah organisasi
• Akses Internet yang lambat                                                         • Permasalahan hukum/legalitas

Tantangan E-Commerce (Detail)
–        Membutuhkan Infrastructure teknologi meliputi akses internet dan interfacenya yang menggunakan web browser belum mecakup semua daerah
–        E-commerce tidak hanya sebuah portal belanja akan tetapi sebagai konsep sebuah pasar yang memberikan informasi produk baru atau review dan konsultasi produk
–        Dibutuhkan pelayanan yang responsif cepat dan ramah baik manual maupun virtual
–        Keamanan dalam proses pembayaran
–        Banyaknya toko online lain yang berjamur namun rentan keamanannya sehingga meragukan konsumen
–        Proses Pengiriman yang membutuhkan waktu
–        Banyak toko online sebagai persaingan dengan harga kompetitif dan banyak memberikan diskon,bonus dan penawaran istimewa
–        Praktek perkenaan pajak dalam perdagangan elektroniks belum sesuai dengan Undang Undang

Risiko E-Commerce
Internal
•        Kecelakaan/Kegagalan Sistem.
•        Akuntabilitas yang Tidak Efektif
•        Aktivitas yang Menyimpang.
•        Kecurangan (Fraud).
Eksternal
•        Penyusup. (Hacker,Whitehat hacker, Craker,Script Kiddy)
•        Virus.
•        Cyberterrorism/CyberCrime

Pengawasan atas risiko internet dan e-business ini diatasi dengan cara:
•        Mengamankan informasi e-business dengan enkripsi
•        Mengamankan pembayaran elektronik
•        Mengamankan web server
•        Ketersediaan dan keandalan sistem
MODEL BISNIS
“ Method of doing business by which acompany can sustain itself –that is generate revenue.” Michael Rappa

Adalah metoda melakukan usaha yang dapat menghasilkan revenue bagi perusahaan untuk menjamin kelangsungan hidupnya

Menurut Michael Rappa, model bisnis dalam
eCommerce dibagi menjadi:

Ø  Brokerage
•        Membawa pembeli dan penjual pada satu tempat yang sama dan menjadi fasilitator transaksi.
•        Model penghasilannya terutama dari biaya persen per transaksi yang terjadi.
•        Contoh: www.amazon.com

Ø  Advertising
•        Merupakan pengembangan dari model penyiaran (broadcasting) tradisional.
•        Dalam hal ini yang menjadi penyiar (broadcaster) adalah situs web yang menyediakan isi (content) dan layanan (services) dikombinasikan dengan iklan (advertising message) yang terletak di banner.
•        Model penghasilannya terutama dari biaya pemasangan banner.
•        Model ini hanya bisa berjalan apabila traffic dari situs web broadcaster (penyiar) cukup besar /sering dikunjungi.
•        Contoh: www.iklanbaris.com

Ø  Infomediary
•         Data mengenai pembeli dan kebiasaan membeli mereka sangat penting, data tersebut kemudian digunakan sebagai bahan analisis. Beberapa perusahaan berfungsi sebagai perantara informasi (infomediaries) membantu pembeli dan/atau penjual memahami pasar tertentu
•         Hasil analisis tersebut dijual ke pihak ketiga yang memerlukan.

Ø  Merchant
•         Model bisnis ini merupakan bentuk elektronis dari penjualan barang secara grosir maupun eceran (retail).
•         Penjualan bisa melalui harga yang ada maupun melalui lelang

•         Contoh: tanahabang.com

Ø  Manufacturer
                    Perusahaan brick and mortar, yang sudah mempunyai basis industri sendiri, membuat web                              untuk beberapa tujuan :
•        Memperpendek rantai distribusi produk dengan akses langsung ke pemakai
•        Meningkatkan pelayanan dan mengetahui kebutuhan pelangan secara langsung
•         Contoh: www .mizan.com

Ø  Affilite
•         Model bisnis yang memungkin afiliasi antar situs web eCommerce untuk melakukan promosi/penjualan di Internet
•         Contoh: www .tokobagus.com

Ø  Community
•         Berbasiskan pada kepuasan pengunjung situs, pada beberapa kasus pengunjung   merupakan penyumbang isi dan pendapatan dari situs web tersebut.
•         Contoh: www .kaskus.us

Ø  Subscription
•         Pengunjung membayarkan sejumlah uang pada saat akan mengakses situs tersebut. Isi dari situs tersebut merupakan informasi yang bernilai tinggi.
•        Pengunjung dikenakan biaya berdasarkan dengan banyaknya fasilitas yang diakses pada situs web tersebut. Umumnya situs web untuk payment gateway untuk kartu kredit

•         Contoh: www .acm.org

Tidak ada komentar:

Posting Komentar